Depok, 10 November 2025 — Sekolah Tinggi Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (STPHBK) kembali menorehkan prestasi melalui capaian akademik dosennya, Riski Septiadevana, yang menerima Anugerah Bitara Ijazah Doktor Falsafah Bidang Pendidikan Sekolah Rendah dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia.
Penghargaan ini diberikan kepada lulusan terbaik program doktoral yang memenuhi serangkaian kriteria ketat, diantaranya: konsistensi prestasi akademik dengan nilai “In Progress” atau “Sedang Maju” setiap semesternya (by Research), penyelesaian disertasi tepat waktu dengan hasil ujian tanpa koreksi atau perbaikan minor, publikasi di satu jurnal terindeks Scopus, serta rekam jejak disiplin yang baik. Pada tahun pelaksanaan, hanya 11 lulusan yang dinyatakan layak menerima penghargaan tersebut.
Dalam pernyataannya, Riski menjelaskan bahwa program doktoral di UPSI sepenuhnya berbasis riset dan merupakan program yang panjang serta menantang, yang menuntut kemandirian, konsistensi, dan tekad yang kuat, serta disiplin dalam menjalankan seluruh tahapan studi. Ia menekankan pentingnya penyusunan timeline penelitian serta komitmen untuk menjalankannya agar dapat menyelesaikan studi dalam masa minimum. Salah satu hal yang disyukuri dari program kerjasama antara UIN Batusangkar dan UPSI, yang diikuti oleh 40 mahasiswa lintas fakultas, termasuk Sains dan Matematika, META, serta Pembangunan Manusia/Ilmu Pendidikan, adalah atmosfer kolaborasi dan saling mendukung antar-mahasiswa yang turut memperlancar penyelesaian disertasi. Para dosen dan supervisor (SV) memiliki sikap terbuka, bahkan mau belajar dari mahasiswanya. Mereka tidak pernah menyalahkan mahasiswa ketika dapat memberikan justifikasi yang masuk akal terkait penelitian mereka.
Riski juga menyampaikan apresiasi kepada pembimbing akademik yang secara intensif memberikan dukungan, serta kepada keluarga, terutama suami sebagai pendukung utama, STPHBK, dan pemberi beasiswa (IHF) yang turut memfasilitasi proses penyelesaian disertasinya. Ia menambahkan bahwa dukungan lingkungan akademik di UPSI serta kolaborasi dengan rekan-rekan satu kohort turut memperkaya proses penelitiannya.
Adapun disertasi yang disusunnya berjudul: “Pengembangan Modul STEM Berbasis Proyek untuk Literasi Saintifik dan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar.” Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran berbasis STEM pada jenjang pendidikan dasar.
Makna penghargaan bagi Riski adalah hadiah dari Allah Swt., “Allah akan memberikan hal baik kepada kita, jika kita bersungguh-sungguh. Di setiap semester, ada target tertentu yang harus dicapai. Jika terasa sepertinya target di semester tersebut tidak tercapai, ada rutinitas lain yang harus dikorbankan.” Karena itu, penghargaan ini begitu berarti, melihat multiperan yang dijalankan, sehingga waktu istirahat dan kebersamaan dengan keluarga harus dikorbankan jika target tidak tercapai. Ke depannya, Riski berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkontribusi dalam bidang pendidikan dan penelitian. Selain Riski, SV juga mendapatkan penghargaan atas bimbingan yang berkualitas.
Atas capaian tersebut, STPHBK menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Riski Septiadevana. Semoga prestasi ini menginspirasi sivitas akademika untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penulis: Yudha Aviratri

